Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
BerandaBukti Kebenaran Aqidah Asy'ariyyahKesesatan WahabiGak Ada Akhlak! Ibnu Utsaimin dan Al-Albani Mengingkari Rasulullah Sebagai Makhluk Allah...

Gak Ada Akhlak! Ibnu Utsaimin dan Al-Albani Mengingkari Rasulullah Sebagai Makhluk Allah Paling Mulia

Kitab ini karya Ibnu Utsaimin berjudul al Manahi al Lafzhiyyah, h. 161, lihat scan berikut:

Ini adalah terjemah lengkapnya:
Ibnu Utsaimin di tanya: “Ada salah seorang guru di perguruan tinggi mengatakan bahwa mengucapkan “NABI MUHAMMAD ADALAH MAKHLUK PALING MULIA” adalah kata-kata yang tidak benar, menurutnya ini adalah ungkapan para ahli tasawuf. Ia berdalil dengan firman Allah:
ويخلق ما لا تعلمون (النحل: 8)
[Allah menciptakan sesuatu yang tidak kalian ketahui/QS. An-Nahl: 8], menurutnya; makhluk Allah ini sangat banyak, kita tidak dapat menghitung jumlahnya, [menurutnya bisa saja ada yang lebih mulia dari nabi Muhammad]; maka kenapa kita harus mengatakan bahwa nabi Muhammad sebagai makhluk Allah paling mulia?
Ibnu Utsaimin menjawab [qabbahahullah]: “Pendapat yang masyhur menurut mayoritas ulama adalah ungkapan-ungkapan semacam ini dalam pemahaman mutlak; artinya nabi Muhammad adalah makhluk Allah yang paling utama di antara makhluk-makhluk lainnya, seperti perkataan seorang dalam bair syairnya:
وأفضل الخلق على الإطلاق  #   نبينا فمل عن الشقاق
“Dan makhluk paling utama secara mutlak adalah nabi kita; Muhammad, maka hindarilah dari perselisihan pendapat”. [bait Syekh Ibrahim al Laqqani dalam Jawharah at Tauhid]. Tetapi yang lebih hati-hati dan lebih selamat adalah kita katakan; “Muhammad adalah pimpinan seluruh anak Adam”, “manusia paling mulia”, “nabi yang paling mulia”, atau kata-kata semacam ini. DAN SAYA TIDAK MENGETAHUI SAMPAI DETIK INI BAHWA MUHAMMAD ADALAH MAKHLUK ALLAH YANG LEBIH UTAMA DARI SEGALA MALHLUK APAPUN SECARA MUTLAK.

Utsaimin mengutip bait Syekh Ibrahim al Laqani, dan dia katakan bahwa pendapat masyhur di kalangan ulama adalah bahwa nabi Muhammad makhluk Allah paling mulia secara mutlak…. lalu dia membuat pendapat sendiri yang menurut dia LEBIH HATI-HATI dan LEBIH SELAMAT. Yang ada justru dia “NYELENEH” karena menyalahi pendapat yang dia katakan sendiri sebagai pendapat masyhur. Man Syadza Syadza finnar!

Baca juga: Cara Mudah Membantah Ajaran Sesat Wahhabi

Berikut ini lainnya dari tulisan al Albani, bukunya berjudul Kitab at Tawassul; Anwa’uhu Wa Ahkamuhu, isinya pada halaman ini untuk “membantah” IBNU UTSAIMIN tapi sekaligus untuk MENGINKARI NABI MUHAMMAD SEBAGAI MAKHLUK PALING MULIA, lihat scan ini:

Berikut terjemah  yang berwarna kuning, berkata al-Albani [qabbahahullah]:

Baca juga: Membongkar Berbagai Kesesatan Ibnu Taimiyah

“Perkara ke tiga dan yang terakhir; bahwa SANG DOKTOR (Ibnu Utsaimin) menganggap bahwa nabi Muhammad adalah makhluk Allah paling mulia secara mutlak. Ini adalah keyakinan, –yang dia sendiri tidak menetapkan kebenarannya–, yang seharusnya ditetapkan dengan dalil yang nyata (qath’iyyutsubut), dan petunjuk yang jelas (qath’iyyuddilalah); artinya harus ada ayat al Qur’an yang menetapkan secara jelas keyakinan semacam ini, atau hadits nabi yang mutawatir menunjukan demikian. SEKARANG… MANA DALIL PASTI YANG MENGATAKAN BAHWA NABI MUHAMMAD SEBAGAI MAKHLUK ALLAH YANG PALING MULIA SECARA MUTLAK?

Inilah keyakinan buruk kaum Wahabi, tidak ada dalam hati mereka ruang untuk mencintai Rasulullah; yang ada kata ”cinta” di mulut saja…

Na’udzu billah Min Fitnatihim…

Kholil Abou Fatehhttps://nurulhikmah.ponpes.id
Dosen Pasca Sarjana PTIQ Jakarta dan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hikmah Tangerang
TULISAN TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Catatan Populer

Komentar Terbaru